Ekonomi Bisnis

PGN tanda tangani PJBG kemudian kerja serupa strategis

Ibukota – PT Korporasi Gas Negara Tbk (PGN) melakukan penandatanganan beberapa orang perjanjian jual beli gas bumi (PJBG) dan juga kerja serupa strategis pada rangka menyediakan energi secara berkelanjutan bagi seluruh pelanggan di dalam pada negeri.

Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini di keterangannya di Jakarta, Selasa, mengemukakan penandatanganan yang dimaksud merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan pasokan gas bumi untuk perusahaan.

Penandatanganan PJBG kemudian kerja sejenis strategis yang dimaksud berlangsung pada acara forum Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025 di Jakarta, Selasa.

"PJBG serta kerja identik yang dimaksud ditandatangani hari ini bernilai sangat strategis bagi PGN, untuk keberlanjutan pemanfaatan gas bumi domestik," ujarnya.

Menurut Ratih, PGN berikrar terus menjalankan peran di memenuhi keperluan energi bangsa, dan juga selaras dengan acara pemerintah untuk mengupayakan perkembangan dunia usaha nasional.

Dalam IPA Convex 2025, PGN diwakili Direktur Komersial Ratih Esti Prihatini mengesahkan banyak PJBG, sebagai upaya melindungi keandalan pasokan untuk pelanggan dengan permanen memperhatikan ketentuan dari Kementerian ESDM.

PJBG yang disebutkan adalah:
1. PJBG untuk jargas sama-sama PGE dengan besar gas bumi sebesar 0,9 BBTUD.
2. PJBG dengan Pertamina EP Jawa Barat dengan besar gas bumi sebesar 12-17 BBTUD (ramp up).
3. PJBG dengan MBGI dengan jumlah gas bumi sebesar 0,35 BBTUD.
4. PJBG dengan PHE Ogan Komering dengan jumlah gas bumi sebesar 3,99 BBTUD.
5. Amandemen PJBG sama-sama PHE North Sumatera Offshore dengan jumlah gas bumi sebesar 8,48 BBTUD.
6. Amandemen PJBG dengan Pertamina EP Medan dengan jumlah gas bumi sebesar 4,5-11 BBTUD.

Selain PJBG, PGN juga melakukan penandatanganan heads of agreement (HOA) dengan Petronas Bukit Panjang untuk meraih prospek pasokan gas bumi hingga 31 BBTUD.

"HOA ini menjadi awal kerja identik strategis bagi PGN untuk menggali potensi pasokan gas bumi dari sumber yang mana baru," jelas Ratih.

Kedua belah pihak, tambahnya, akan kekal memperhatikan ketentuan dari pemerintah terkait alokasi yang dapat dimanfaatkan.

Direktur Komersial PT Korporasi Gas Negara Tbk (PGN) Ratih Esti Prihatini (dua dari kanan) usai menyetujui secara resmi perjanjian jual beli gas bumi (PJBG) dan juga kerja serupa strategis dengan beberapa perusahaan pada waktu forum Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025 di Jakarta, Selasa (20/5/2025). ANTARA/HO-PT PGN Tbk

Ratih juga mengapresiasi pemerintah pada hal ini Kementerian ESDM, SKK Migas, BPH Migas, dan juga instansi pemerintah lainnya.

Secara terintegrasi, bersatu dengan pemerintah telah dilakukan berupaya melakukan langkah-langkah nyata di penataan bauran energi untuk memenuhi permintaan energi pada negeri lalu bersinergi dengan BUMN energi juga pelaku kegiatan bisnis lainnya.

"Semua pihak yang dimaksud berkepentingan tentunya saling menyokong dan juga bekerja mirip dengan melaksanakan fungsinya setiap-tiap dengan baik," sebut Ratih.

Artikel ini disadur dari PGN tanda tangani PJBG dan kerja sama strategis

Related Articles

Back to top button